


Dek atap
Atap kapal: bean bag lima warna di atas rumput sintetis hijau, mengelilingi meja kayu rendah di bawah tiang layar, dan tempat duduk terbaik untuk menonton kelelawar di Kalong.

King Cirox 2 Phinisi
Diperbarui 11 Oktober 2026
King Cirox 2 Phinisi adalah phinisi kayu 24,8 m yang dibangun tahun 2024 dan rampung tahun 2025. Dua mesin Mitsubishi, 6 kabin ber-AC di dua dek, satu dek atap, 6 kru, dan muat 23 tamu dengan extra bed. Daftar keselamatannya mencakup liferaft dan AIS. Stabiliser, fin dan kompresor selam tidak ada di kapal.
Panjang keseluruhannya 24,8 m, sesuai gambar kapal resmi yang tersimpan di kantor syahbandar Labuan Bajo. Kapal ini dibangun tahun 2024 dan rampung tahun 2025.
Tenaganya berasal dari dua mesin Mitsubishi, 90 PK dan 190 PK menurut brosur kapal. Di baris yang sama tercantum tangki air tawar empat ton dan tangki bahan bakar satu ton. Ada perahu tender untuk mendarat; jenis dan mesinnya tidak disebut, jadi kami tidak mengarang deskripsinya. Untuk navigasi, brosur mencantumkan AIS (Automatic Identification System), sistem yang memungkinkan syahbandar dan kapal lain melihat posisi kapal.
Beberapa angka yang lazim ada di lembar spesifikasi lain sengaja tidak kami tulis. Gambar kapal mencantumkan lebar dek antara 3,20 dan 3,97 m, jadi kami tidak menulis satu angka lebar sampai ada konfirmasi. Kecepatan jelajah, tonase kotor, generator, bahan lambung dan bendera tidak disebut di sumber mana pun yang kami pegang.
Kolom yang kosong di halaman ini berarti brosur kapal tidak mencantumkannya; kami tidak mengisinya dengan tebakan. Tabel lengkapnya ada di bawah, berisi setiap kolom yang punya sumber.
| Panjang | 24,8 m |
|---|---|
| Tahun pembuatan | 2024 |
| Dek | 2 |
| Mesin | Mitsubishi 90 PK + 190 PK (dua mesin) |
| Air tawar | 4000 L |
| Bahan bakar | 1000 L |
| Tender | Perahu tender |
| Kru | 6 |
| Perlengkapan keselamatan | liferaft, life jackets, life buoy, first aid kit, AIS (Automatic Identification System) |
Dicek 11 Oktober 2026 · Sumber: daftar harga kapal yang berlaku
Gambar kapal resmi menunjukkan dua dek berkabin. Dek utama memuat kabin 1, 2 dan 3, ruang makan, dapur dan toilet. Dek atas memuat kabin 4, 5 dan 6 serta area terbuka. Kami menyamakan nomor kabin di gambar itu dengan nomor di brosur, sehingga Malang, Surabaya dan Gresik ada di dek utama, sedangkan Kediri, Jember dan Madiun di atasnya. Gambar dan brosur dibuat terpisah, jadi anggap kecocokan ini sebagai tafsiran kami, bukan fakta resmi berstempel.
Di atas dek atas ada atap: bean bag di atas rumput sintetis hijau, meja rendah, tiang layar dan ruang kemudi. Di dalam ruang kemudi, foto memperlihatkan roda kemudi kayu berwarna oranye, perangkat Garmin dan chart plotter.
Ketiga lantai dihubungkan tangga. Tidak ada lift.
Seperti di kapal mana pun, ketinggian mengubah rasa laut. Dek atas lebih terasa goyangnya dan lebih jauh dari dapur serta ruang makan; dek utama lebih stabil, dan di situlah tamu makan dan paling sering lalu-lalang sepanjang hari. Belum ada yang mengukur suara atau goyangan per kabin di kapal ini, jadi anggap denah di bawah sebagai patokan kasar, bukan hasil uji.
| Kabin | Kamar | Tempat tidur | Kapasitas | dengan extra bed |
|---|---|---|---|---|
| Malang — Kabin Master dengan Balkon | 1 | 1 tempat tidur double + opsi extra bed (maksimal 4 tamu) | 2 | 4 |
| Surabaya — Kabin Privat | 1 | 1 tempat tidur double + opsi extra bed (maksimal 3 tamu) | 2 | 3 |
| Gresik — Kabin Sharing (4 ranjang) | 1 | 4 ranjang single (2 ranjang susun) + opsi extra bed (maksimal 5 tamu) | 4 | 5 |
| Kediri — Kabin Privat | 1 | 1 tempat tidur double + opsi extra bed (maksimal 4 tamu) | 2 | 4 |
| Jember — Kabin Privat | 1 | 1 tempat tidur double + opsi extra bed (maksimal 3 tamu) | 2 | 3 |
| Madiun — Kabin Master dengan Balkon dan Bathtub | 1 | 1 tempat tidur double + opsi extra bed (maksimal 4 tamu) | 2 | 4 |
| Total tempat tidur | 6 | 14 | 23 |
Brosur mencantumkan 6 kru dan membaginya dalam tiga kelompok: cruise director, chef dan kru kapal. Pembagian tugas antara ruang kemudi, mesin dan dek tidak dicantumkan, jadi rasio di bawah menghitung kepala, bukan jabatan.
Jumlah tempat tidur bisa Anda hitung sendiri. Lima kabin masing-masing untuk dua orang di tempat tidur double, dan Gresik untuk empat orang di ranjang susun; itu kapasitas standar, tanpa extra bed. Tambahkan extra bed yang muat di keenam kabin, satu di Gresik dan satu atau dua di kabin lain, dan totalnya menjadi 23. Tempat ke-23 itu adalah extra bed di Gresik. Sebanyak itulah yang paling banyak kami jual dalam satu pelayaran.
Saat kapal penuh, hitungannya 1 kru untuk 3,8 tamu. Di open trip dengan separuh kabin terjual, kru yang sama melayani separuh jumlah tamu.
| Tamu di kapal | Rasio kru per tamu |
|---|---|
| Penuh · 23 | 1 kru untuk 3,8 tamu |
| Umum · 15 | 1 kru untuk 2,5 tamu |
| Grup kecil · 8 | 1 kru untuk 1,3 tamu |



Atap kapal: bean bag lima warna di atas rumput sintetis hijau, mengelilingi meja kayu rendah di bawah tiang layar, dan tempat duduk terbaik untuk menonton kelelawar di Kalong.


Dua jaring tali beralas bantal biru, terbentang di atas air di kiri-kanan haluan, untuk rebahan tak jauh di atas laut.




Ruang tertutup di dek utama, berlantai karpet, dengan bangku menempel di dinding dan meja kaca hitam yang di foto ditata untuk 16 orang; makanan diantar ke meja.


Paddle board tiup merah di open trip dan kano di setiap trip, untuk air tenang di tempat berlabuh.
Tabel perlengkapan di bawah punya tiga jenis baris: tersedia, atas permintaan, dan tidak tersedia. Setiap kabin punya AC, jendela menghadap laut dan stopkontak. Lima kabin punya kamar mandi dalam; Gresik memakai satu kamar mandi bersama. Malang dan Madiun masing-masing punya balkon pribadi, dan bathtub hanya ada di Madiun: bathtub kayu di balkon, di udara terbuka.
Untuk main air ada masker dan snorkel, kano, dan khusus open trip, paddle board merah; untuk malam hari ada karaoke dan sound system. Wi-Fi Starlink tercantum di kedua brosur dan tampak di foto kami sebagai parabola di ambang jendela dekat bean bag dek atap. Kecepatannya tidak dijanjikan.
Baris yang tidak tersedia sama pentingnya. Tidak ada fin, itu sebabnya pengingat soal fin muncul di setiap bagian situs ini yang membahas snorkeling. Tidak ada kompresor selam dan tidak ada tabung, karena ini kapal snorkeling. Stabiliser dan jacuzzi tidak ada, lift juga tidak. Generator tidak tercantum di brosur, jadi kami tidak mengklaim ada atau tidaknya.
Guide serta kru foto atau video tersedia atas permintaan untuk private trip, dan sudah termasuk di open trip.
| Sistem | Status | |
|---|---|---|
| AC (semua kabin) | Tersedia | Keenam kabin ber-AC |
| Kamar mandi dalam | Tersedia | Lima kabin punya kamar mandi dalam |
| Kamar mandi bersama | Tersedia | Kabin sharing Gresik memakai satu kamar mandi bersama |
| Balkon pribadi | Tersedia | Malang dan Madiun |
| Bathtub terbuka | Tersedia | Madiun: bathtub kayu di balkon |
| Wi-Fi Starlink di kapal | Tersedia | Tercantum di brosur kapal; kecepatan tidak dijanjikan, jangkauan mengikuti sambungan satelit |
| Masker dan snorkel | Tersedia | Hanya masker dan snorkel; tanpa fin |
| Kano / kayak | Tersedia | Tercantum di kedua brosur |
| Paddle board | Tersedia | Tercantum di brosur open trip |
| Perahu tender | Tersedia | Perahu tender; jenis dan mesin tidak disebutkan |
| AIS | Tersedia | Automatic Identification System (sistem identifikasi otomatis) |
| Liferaft, life jacket, ring pelampung, kotak P3K | Tersedia | Tercantum di daftar fasilitas |
| Karaoke dan sound system | Tersedia | Tercantum di kedua brosur |
| Chef di kapal | Tersedia | Makanan dimasak di kapal |
| Bean bag / kursi santai | Tersedia | Di dek atap dan area lounge |
| Stopkontak di setiap kabin | Tersedia | Colokan tercantum untuk tiap kabin |
| Air putih, teh, kopi sepuasnya | Tersedia | Air mineral, teh dan kopi |
| Fin (kaki katak) | Tidak tersedia | Tidak tersedia; bawa sendiri atau sewa di Labuan Bajo |
| Kompresor & tabung selam | Tidak tersedia | Kapal snorkeling; tidak ada peralatan selam yang tercantum |
| Tour guide | Atas permintaan | Termasuk di open trip; di private trip atas permintaan, harga terpisah |
| Dokumentasi foto / video | Atas permintaan | Termasuk di open trip; di private trip atas permintaan, harga terpisah |
| Makan malam di pulau / pantai dan dekorasi acara | Atas permintaan | Layanan Komodo Explorer, harga atas permintaan |
Nama dua kapal ini mirip, dan di internet keduanya sering tertukar. Halaman ini membahas King Cirox 2, phinisi 24,8 m buatan 2024 dengan kabin bernama kota-kota Jawa Timur. Agen perjalanan dan listing online juga menyebutnya Cirox 2 Phinisi atau New Cirox 2. King Cirox 1, kadang ditulis Cirox 1, adalah kapal lain dengan kabin, kru dan harganya sendiri. Tidak ada satu pun isi situs ini yang berlaku untuk kapal itu.
Cara cek paling cepat: lihat nama kabinnya. Kalau penawaran yang Anda terima menyebut Malang, Surabaya, Gresik, Kediri, Jember atau Madiun, itulah kapal ini. Kalau tidak, tanyakan kapal mana yang sebenarnya dijual kepada Anda sebelum membayar sepeser pun.
Cek kedua adalah perlengkapan keselamatan. Brosur mencantumkan liferaft, life jacket, ring pelampung, kotak P3K dan AIS. Foto kami memperlihatkan liferaft jenis tabung dan ring pelampung oranye di dek atas dekat jendela Kediri, serta rompi pelampung oranye di foto udara. Di hari pertama, tanyakan ke cruise director di mana semuanya disimpan. Lebih baik tahu sekarang daripada kaget di dermaga.
Kapal ini dibangun tahun 2024 dan rampung tahun 2025.
Brosur tidak menyebutkannya, dan kami tidak mengklaim apa pun soal layar. Foto memperlihatkan satu tiang dengan tali penahan, tanpa layar terkembang. Anggap saja perjalanan antarpulau sepenuhnya mengandalkan dua mesin Mitsubishi.
Enam: lima kamar mandi dalam dan satu kamar mandi bersama. Malang, Surabaya, Kediri, Jember dan Madiun masing-masing punya kamar mandi sendiri, dan di foto kelimanya berperlengkapan sama: shower hujan hitam dan hand shower di rel. Empat ranjang Gresik berbagi kamar mandi yang keenam.
Malang, Surabaya dan Gresik, di dek utama. Seperti lazimnya di kapal mana pun, dek atas tempat Kediri, Jember dan Madiun lebih bergoyang. Belum ada yang mengukurnya di kapal ini; ini pola umum, bukan hasil pengukuran.
Hanya dengan izin drone Taman Nasional Komodo, yang terpisah dari tiket masuk harian IDR 250.000 dan dibayar sendiri. Di private trip kami bisa menambahkan pilot drone sebagai biaya terpisah; di open trip, foto drone sudah termasuk dalam dokumentasi.
King Cirox 2 dipegang langsung oleh pemiliknya, dan semua pertanyaan tentang kapal ini ditangani tim pemesanan ini.